Berita Utama Politik

Bawaslu Lampung Timur Tangani Serius Temuan pada Bacaleg

Lampung Timur, Sinar Surya – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Timur akan menangani dengan serius, terkait temuan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang telah terindikasi melakukan kompanye, Di Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur.

Menurut Bawaslu Kabupaten Lampung, menyebutkan bahwa ada temuan Panwaslu Kecamatan Sukadana, yang mana itu mereka dapatkan laporan dari Panwaslu Desa Sukadana, beberapa hari lalu. Memaparkan telah terindikasi bahwa Bacaleg DPRD Kabupaten Lampung Timur yang berinisial BPS dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Ada satu, laporan yang masuk ke Bawaslu Kabupaten Lampung Timur, menyebutkan bahwa di Kecamatan Sukadana ada temuan yang di lakukan Bacaleg BPS, dari Partai Keadilan Sejarah (PKS),” ujarnya Selasa, 28/08/18.

Dalam hal ini Bawaslu Lampung Timur telah memanggil BPS dan beberapa saksi yang terlibat, pasalnya, Bacaleg sudah dianggap melakukan pelanggaran, dari sebelum tahapan kampanye yang di atur dalam Pasal 454 Undang-Undang 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum sebagai hasil pengawasan sebagai temuan Pemilu paling lama 7 (tujuh) hari sejak ditemukannya dugaan pelanggaran Pemilu.

Dari temuan tersebut, Ketua Bawaslu Lampung Timur menghimbau untuk tidak melakukan kampanye dalam bentuk apa pun baik di media sosial, media elektronik dan media cetak, maupun perangkat bergerak sebelum kampanye.

“Jika ada yang melakukan demikian (red), maka akan dilakukan penindakan terhadap yang bersangkutan, selain itu Bawaslu Lampung Timur mengajak peserta Pemilu dan masyarakat untuk melakukan pengawasan dalam mensukses Pemilu 2019 nanti, apabila ada temuan, Laporkan Bawaslu Lampung Timur, Panwaslu Kecamatan atau Panwaslu Desa,” tegasnya.

Bawaslu Lampung Timur juga mengajak, untuk partisipasi dalam pengawasan, mulai dari masyarakat untuk mensukseskan pemilu 2019 nanti, dan kami akan juga akan memperkuat serta memperbandingkan dengan mitra kerja dan pemegang saham (stekhorder), sebagai langkah-langkah penguatan pengawas, demi terciptanya iklim politik yang kondusif di bumei tuwah bepadan ini. (Novamsyah)