Berita Utama Ekonomi & Bisnis

Bupati Garut Sambut Tim Penilai BBGRM Jabar 2019

Garut, Sinarsuryanews – Bupati Garut H. Rudy Gunawan menjelaskan Desa Sindanggalih kini memiliki asset yang besar, terbukti dengan dimilikinya BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) berupa mini market yang kini omsetnya ratusan juta rupiah. Selain itu terdapat industri rumahan mulai dari kuliner hingga panday besi yang menghasilkan beberapa produk peralatan rumah tangga yang merambah daerah lain di luar Kabupaten Garut.

”Ini merupakan potensi besar dalam membangun perekonomian desa hingga mampu memberikan kesejahteraan bagi warganya,” ungkap Bupati pada sambutanya dalam rangka menerima Tim Penilai Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2019 yang diketuai R Firman N di Desa Sindanggalih, kecamatan Karangtengah, Senin (15/04/2019).

Lanjut Rudy Gunawan, prestasi kabupaten Garut dalam mengikuti lomba BBGRM dalam kurun 4 tahun berturut – turut mampu menjadi yang terbaik se Jawa Barat mengalahkan desa – desa yang lain.”Untuk itu saya menyakini desa Sindanggalih mampu untuk menjadi yang terbaik dan meraih prestasi yang sama dengan 4 desa sebelumnya, apabila itu terjadi apresiasi akan kita berikan kepada desa sebagai bentuk penghargaan Pemkab Garut,” tutur Rudy Gunawan.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai R Firman N mengatakan, Sindanggalih merupakan satu desa yang masuk dalam kategori 3 besar kabupaten yang terpilih, ” Jadi untuk prestasi sendiri minimal juara ke 3 sudah ditangan” Ungkap Firman dalam sambutannya.

Sambung Firman, dalam BBGRM terdiri dari 2 unsur penilaian administrasi sesuai laporan yang disampaikan kabupaten dan yang kedua verifikasi lapangan yaitu kroscek hasil laporan dengan disesuaikan dengan hasil lapangan.”Dengan harapan dapat melihat langsung Empat indikator yang benar sesuai dengan laporan yang telah diterima tim penilai provinsi,” ungkap Firman.

Sementara, Camat Karangtengah Garut, Hj. Eti Nurul Hayati, merasa bangga salah satu Desa di wilayah kerjanya bisa mewakili Kabupaten Garut untuk bersaing dalam kegiatan atau lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tahun 2019.

”Walaupun persiapan sangatlah singkat akantetapi tidak mengurangi semangat dan kemaksimalan dalam pelaksanaan kegiatan ini, sehingga bisa berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Hj. Eti sangat mengapresiasi dan optimis dengan apa yang telah dipersiapkan oleh Desa Sindanggalih selaku Desa yang telah dibina nya untuk bisa meraih juara dalam Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat tahun 2019 di tingkat Provinsi, harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindanggalih, Encang, mengutarakan, persiapan dengan penilaian kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ini adalah merupakan kegiatan yang dilakukannya sehari – hari dalam melaksanakan tugas, sosialisasi dan pembinaan terhadap masyarakat.

Dengan jumlah penduduk di Desa Sindanggalih yang berjumlah 7.236 jiwa dari 4 dusun dan 6 Rukun Warga (RW) juga 31 Rukun Tangga (RT), pihaknya telah menerapkan atau memupuk rasa kebersamaan gotong royong kepada masyarakat.

”Seperti halnya dalam pembuatan jalan usaha tani, pembukaan jalan perkampungan, pembukaan jalan poros desa, membersihkan sarana ibadah, membersihkan selokan, membersihkan lingkungan sekitar,” jelasnya.

Encang berharap, dengan moto pelayanan Desa Sindanggalih, TERBAIK (Terjangkau, Berorientasi Pada Kepuasan Masyarakat, Akuntabel, Ikhlas, Mengutamakan Kecepatan Dan Kemudahan), menjadikan dalam kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ini untuk bahan evaluasi agar lebih meningkatkan profesionalisme aparatur dalam pelayanan juga rasa kebersamaan dan Gotong Royong masyarakat, pungkasnya. (Diskominfo)