Berita Utama Hukum

Sukamulya Sosialisasi Bahaya Narkoba

Lebak, Sinar Surya – Sabtu (30/06), Pemerintahan Desa Sukamulya, Kecamatan Cibeber, Lebak Banten menyelenggarakan Sosialisasi bahaya Narkoba dan Program Pencegahan Bahaya Narkoba terhadap Generasi Muda.

Kegiatan tersebut didukung oleh Taruna Sukamulya yang terdiri dari beberapa organisasi, di antaranya Putra Tugu, PSR Intan, Sinar Jaya, Bineka Reksa, Marga Saluyu, Karang Taruna Giri Kencana se-Desa Sukamulya disambut baik oleh masyarakat dan diikuti oleh anak-anak, siswa-siswi, pemuda pemudi dan masyarakat Desa Sukamulya.

Ketua Karang Taruna, Ipan Rustiawan menyampaikan, kita mengadakan acara ini sebagai bentuk rasa prihatin dengan kabar peredaran narkoba sudah sangat membayakan.

“Kita sifatnya pencegahan jangan sampai di desa Sukamulya  ada yang terkena dampak narkoba,” tegasnya.

Pemerintah Desa Sukamulya Giri Kencana, bekerja sama dengan BNN, Polsek Cibeber, Dinas Kesehatan Cibeber, Tidar Kabupaten Lebak, Tagana Kabupaten Lebak.

Bandi perwakilan dari BNN menyampaikan himbauan terhadap pemuda pemudi dan generasi muda lainnya, anak didik untuk jangan pernah mendekati apa lagi sampai mencoba, apa lagi sampai pemakai sampai pengedar kita akan repot.

Lem aibon juga menurutnya mengandung narkoba yang menghiasap akan menjadi play seperti melayang layang.

“Apabila anak membeli  aibon lebih dari satu, untuk dicurigai. Yang terpenting kita semua jangan sampai terjerumus bahaya narkoba.
Stop Narkoba,” tegasnya.

Kepala Desa Sukamulya Maman Sumantri menyampaikan tanda-tanda pengguna narkoba ini sangat penting, berat nadan turun drastis, mata cekung dan merah, muka pucat bibir kehitaman, buang air besar dan kecil tidak lancar, tangan berbintik merah, sikap kadang kandang sensitif cepat marah, kadang emosinya naik turun.

Maman Sumantri  mengingatkan kepada masyarakat Ciparay khususnya masyarakat Desa Sukamulya, apabila dari sekarang karena sudah ada sosialisai  bahaya narkoba ada warga masyarakat yang terkena narkoba sampai bersentuhan dengan Hukum, Kami dari pemerintah desa tidak akan membantu.

Didin  Nurohmat perwakilan dari Keluarga mahasiswa Lebak (Kumala) kepada masyarakat bapa dan ibu untuk lebih serius mengawasi anak-anak kita, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati. Keluarga berperan yang sangat penting terhadap pengawasan kepada anak-anak atau generasi muda. (Supriyanto)