Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, TNI Kawal Panen Raya Jagung Hibrida

oleh

Lebak, Sinar Surya – Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TNI turut serta dalam mengawal terselenggaranya panen raya jagung hibrida di wilayah Kecamatan Gunungkencana yang mana kegiatan ini merupakan pilot project pengembangan kawasan jagung berbasis korporasi petani.

Pada acara panen, Danrem 064/Maulana Yusuf,Kolonel Inf Indiyatno mengatakan, Kami turut mengawal dan mendampingi kegiatan ini dan mudah-mudahan masyarakat disini semakin sejahtera.

“Kami berharap kedepan bisa lebih terpacu dan meningkat lagi panen raya jagung di lebak sehingga bisa menyaingi Gorontalo karena disana sudah mencapai 5000 hektare sementara kita baru 1000 hektare,” jelasnya.

Sementara itu Dandim 0603/Lebak, Letnan Kolonel Kav Yudha Setiawan yang juga turut hadir pada kegiatan panen raya menyampaikan, Selama ini Babinsa kita sudah bekerja sama dengan Kepala Desa dan petani, harapannya para petani bisa memanfaatkan lahan yang ada sehingga panennya bisa lebih produktif.

“Mudah-mudahan pengembangan kawasan jagung berbasis korporasi petani ini bisa terus berlanjut sehingga kecamatan lain bisa ikut juga mengembangkan,” katanya.

Ditempat yang sama Danramil 0310/Gunungkencana Kapten Inf Masyhari menambahkan, Kami dari Koramil ikut serta membantu dinas pertanian karena kami dijamin oleh keputusan tiga menteri mengenai pendampingan pertanian untuk wujudkan swasembada jagung yang ditargetkan.

“Alhamdulillah target sudah terpenuhi dari yang diprediksi tahun sebelumnya. Ini berkat kerja sama semua pihak dan kedepan semoga desa-desa yang mengembangkan penanaman jagung ini khususnya di wilayah gunungkencana bisa lebih maju lagi,” pungkasnya.

Diketahui pada hasil panen jagung hibrida di empat Desa wilayah Kecamatan Gunungkencana, Lebak, Banten untuk periode pertama masa tanam November 2018 dari 1000 hektare diperkirakan menghasilkan produksi jagung sebanyak 4.000 ton dengan produktivitas rata-rata empat ton per hektarnya. Hasil ini dapat memicu pertumbuhan ekonomi cukup besar di wilayah Banten. (Bang)