Guru BK Jawa Barat Sampaikan Aspirasi ke Kementerian Agama

Jakarta, Sinar Surya – Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama hari ini, Senin (02/07), menerima kunjungan Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MBGK) provinsi Jawa Barat. Rombongan diterima Direktur GTK Madrasah, Suyitno, di Kantor Kementerian Agama.

Ketua MGBK Provinsi Jawa Barat Siti Kulsum mengatakan, kedatanganya untuk menyalurkan aspirasi dan harapan dari guru BK di madrasah yang merasa kurang mendapat perhatian. “Selama ini belum ada payung hukum, sementara masih numpang ke KKM MA,” ujar Siti.

Siti juga melaporkan bahwa MGBK Jawa Barat akan kedatangan 12 traniner dari Malaysia hasil kerjasama dengan Universiti Putra Malaysia. Rencananya program pelatihan ini akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Sementara Ketua KKM Madrasah Aliyah Jawa Barat, Dr.H. Asep Encu, MPd. yang juga hadir, menyampaikan perlunya tenaga tambahan untuk guru BK agar bisa maksimal melakukan bimbingan kepada anak didiknya termasuk dalam proses pendampingan masuk ke perguruan tinggi. “Guru BK sebenarnya yang mengantar anak didik ke universitas (perguruan tinggi),” kata Asep Encu.

Direktur GTK Madrasah Suyitno, menyambut baik dan mengapresiasi usaha dan perjuangan yang dilakukan MGBK Jawa Barat secara kreatif dan mandiri dalam pengembangan kompetensi diri. Hal ini dikarenakan keterbatasan dan fokus utama Direktorat pada kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan.

“Kita dorong peningkatan mutu dilakukan lebih mandiri. Guru kita sadar mutu, padahal peningkatan mutu masih general prorgamnya,” terang Suyitno.

Suyitno juga meminta agar peran guru BK mampu mencegah peluang-peluang tumbuhnya paham radikalisme siswa di madrasah. Sebab menurutnya guru BK lah yang mengetahui karakter per individu anak didikanya. (Kontributor: Maryani Abdul Muiz)