Kritisi Kinerja BKD Jabar , MGP Jabar Gelar Aksi

Kabar Daerah, Politik309 Dilihat

Bandung, SinarSuryaNews.Com – Dugaan terjadinya KKN dan Gratifikasi Di BKD jabar yang telah dilaporkan oleh manggala garuda putih masih berproses di kejati jabar. Untuk mendukung langkah hukum itu, MGP Jabar menggelar aksi, yaitu membentangkan spanduk di Kantor Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Jabar di Jalan Ir. Juanda 148 Kota Bandung, Kamis 2 Pebruari 2023.

Menurut Kepala Biro Investigasi manggala garuda putih Jabar, Agus Satria aksi itu merupakan komitmen MGP untuk terus mengawal proses hukum atas penyalahgunaan wewenang di BKD Jabar dalam penempatan jabatan ASN di lingkungan Pemda Jabar

Dasar kami melaporkan dugaan ini, kata agus karena banyaknya ASN Jabar yang terdzolimi, dan menurut informasi yang mengatasnamakan ASN yang terdzolimi melayangkan surat ke presiden beserta institusi dari kementerian sampai aparat penegak hukum.

Meskipun surat tersebut sudah lama di layangkan, kami sangat prihatin tidak adanya respon atau tindak lanjut dari para pejabat dalam hal ini yang bertanggung jawab tentang ASN.

Kami manggala Garuda Putih yang selalu berada di depan untuk mengawasi segala kebijakan pemerintah, akan terus memperjuangkan masyarakat yang menjadi korban kebijakan/ aturan yang di maksud.

Memperhatikan hal tersebut kami Manggala Garuda Putih menyampaikan tuntutan kepada Presiden, Mendagri, KASN , Kejaksaan dan Gubernur Jabar

Tuntutan :

1. Usut tuntas suap dan gratifikasi yang melibatkan TAP Gubernur, BKD dan Biro Organisasi Jabar terkait Promosi dan Mutasi Jabatan di lingkungan Pemprov Jabar.

2. Segera isi jabatan – jabatan struktural yang kosong dengan menerapkan merit sistem yang konsisten dan transparan, jangan karena nepotisme dan kolusi.

3. Tolak titipan dan settingan calon Pejabat !!! Jangan korbankan Jabar jelang tahun politik karena habisnya masa jabatan ; Gubernur, Wagub dan Sekda Jabar. Segera siapkan kader terbaik Pemprov Jabar untuk mengisi jabatan tersebut.

4. Copot oknum2 TAP Gubernur Jabar (Aang, Ajun, dkk) dan oknum Pejabat Pemprov Jabar yang menjadi “budak” TAP.

Bilamana tuntutan kami tidak di indahkan, maka kami akan mengajak masyarakat Jawa Barat untuk melakukan aksi bersama guna memperjuangkan masyarakat Jawa Barat yang terdzolimi dengan kebijakan penuh kepentingan, dan menolak rotasi mutasi yang hanya dijadikan peluang tindak pidana korupsi,tegas agus satria. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *