Mengatasi Perpecahan: Himbauan Ketua NU Cimahi untuk Masyarakat Pasca-Pemilu 2024

Berita48 Dilihat

CIMAHI, SINARSURYANEWS.COM – Ketua Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kota Cimahi, KH. Enjang Nasrullah, yang juga sebagai salah seorang Pimpinan Pondok Pesantren Almusyahadah, Cilember, Kota Cimahi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Kepolisian Resort Cimahi dalam perhelatan pesta Demokrasi Pemilu 2024 yang telah digelar di seluruh Indonesia, Rabu (14/2/2024) lalu.

Kepada wartawan, KH Enjang Nasrullah memaparkan, dirinya selaku Ketua Cabang Nahdlatul Ulama Kota Cimahi, pertama dan paling utama dirinya panjatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Pemilihan umum tahun 2024 yang dilaksanakan lima tahunan di Indonesia dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemerintah Kota Cimahi dan aparat Kepolisian yang telah mengawal pesta demokrasi ini dengan sebaik-baiknya dan menciptakan kondusifitas dalam jalannya Pemilu di Kota Cimahi,” tandas Enjang di kediamannya di Cilember, Cimahi, Kamis (29/2/24).

Lebih lanjut kata Enjang, bahwa pesta demokrasi Pemilu 2024 yang diselenggarakan lima tahunan ini merupakan hak dari setiap warga.

“Tapi tentu yang paling utama, setelah selesainya pelaksanaan pesta demokrasi ini, kita tetap kembali untuk merajut silaturahmi sebagai perekat untuk menguatkan kita, pembangunan Indonesia lebih baik lagi ke depannya,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat adalah agar tidak sampai terjadi perpecahan, karena bangsa ini akan lemah dan tidak akan bisa membangun Indonesia yang sebaik-baiknya.

Enjang pun menghimbau kepada seluruh lapisan elemen masyarakat Indonesia dan warga Kota Cimahi agar dapat lebih menguatkan persaudaraan dan silaturahmi.

“Kepada kita semua, khususnya kepada warga Kota Cimahi, mari kita eratkan persaudaraan kita, kuatkan silaturahmi kita untuk membangun Indonesia lebih baik ke depannya,” imbuh Enjang.

Untuk katanya lagi, mari setelah selesai pemilu ini kita eratkan kembali tali silaturahmi di antara kita. Seandainya ada hal-hal yang tidak puas, maka tentu ada cara-cara yang bermartabat, ada cara-cara yang terbaik, yaitu melalui jalur hukum.

“Insya Allah, Allah SWT akan mengawal kita dengan rahmat, barokah, ridhonya, dan melindungi kita. Semoga kita semua dijadikan hamba Allah yang bersyukur kepada-Nya,” pungkas Enjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *