Pengerjaan Jalan Rabat Beton Dari Dana Samisade Tidak Sesuai Rab Diduga Syarat KKN.

Kabar Daerah230 Dilihat

Bogor, Sinarsuryanews.com – Keterlambatan pengerjaan jalan rabat Beton yang menghubungkan dari kp.Cisoro RT/RW 01/04, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kab. Bogor, dengan panjang pekerjaan 400 meter dan lebar 2,5 CM Dan untuk pembukaan jalan 1000 × 3 Meter, menyerap anggaran sebesar Rp, 381 juta Dari Anggaran Samisade 2022 dalam hal pengerjaannya terjadi keterlambatan sampai Bulan Februari 2023.

Dari hasil konfirmasi dengan Sekertaris Desa (Sekdes) Didin, dirinya mengatakan bahwa program Betonisasi Jalan sumber dana Samisade Anggaran tahun 2022 sudah selesai. Namun selesai di Tanggal 23 Februari Tahun 2023 memang terlambat ungkap sekdes terkesan bahasanya berkelit diduga kuat ada unsur menutupi persoalan .

“Didin juga menambahkan, silahkan tanya TPK nya, karena untuk RT 03 /RW 01 itu pembangunan jalan dari anggaran dana desa dan apakah anda sudah melakukan pengecekan ke lokasi.? Mungkin, karena warga taunya itu pembangunan Jalan Betonisasi dari Samisade 2022. Untuk pekerjaan di RT 04/01 sudah selesai, namun untuk pengerjaan terlambat dan baru selesai di tanggal 23 Februari 2023 dikarenakan untuk pengerjaannya ngantri” ungkapnya.(11/4/2023)

Pada Saat melakukan pengecekan Lokasi pada Pembangunan Betonisasi Samisade tersebut, tidak ditemukan papan kegiatan yang seharusnya di pasang sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat maupun publik, di duga Desa Sukamulya tersebut tidak transparansi dalam melakukan kegiatan pembangunan anggaran Samide tahun 2022 tersebut.

Dari sumber warga yang enggan di tulis namanya, menanggapi dan mengeluhkan terkait pembangunan Jalan Samisade tersebut, pasalnya anggaran Samisade tahun anggaran 2022, saat pengerjaannya tersendat-sendat bahkan dalam proses penyelesaian jalan betonisasi terlambat.

Warga tersebut menambahkan “bahwa sekdes Didin Bohong, ini buktinya jalan belum selesai,” masih kurang lebih 50 meter belum selesai, dari ujung cor hingga ke ujung jalan beton yang dulu, dan kualitas Jalan Betonisasi tersebut kurang dari 3 bulan, jalan sudah banyak yang terkelupas.(11/5/2023)

Menyikapi keterangan / keluhan Warga tersebut, Awak Media Sinar Surya melakukan konfirmasi kepada TPK Desa Sukamulya Miptah, dan saat dimintai tanggapan terkait laporan dan keluhan warga tersebut. Dia menjelaskan bahwa pekerjaan sepanjang 400 meter sudah selesai, saat di cek oleh Inspektorat kurang 3 meter saja dan kekurangan langsung dikerjakan, dikarenakan semen masih ada, nah untuk kualitas jalan Samisade tersebut yang terkelupas/ sudah rusak ya ga tau, meraka yang mengerjakan, ” Ungkap TPK Miptah Kepada awak media.

Miptah juga menyampaikan “Untuk jalan rusak,” seperti yang disampaikan warga, memang belum di bangun sekitar 50 meter, namun untuk jalan Samisade 400 meter sudah selesai. Sebenernya saya juga garetek/geli /kesal, terkait adanya anggaran maupun tidaknya seharusnya jalan yang 50 meter, mau ada anggaran atau tidak, harus selesai, terlepas kualitas mau sama atau tidak dengan yang awal yang penting selesai dengan swadaya masyarakat.

Sambas, Kasi Ekbangsos kec. Sukamakmur, coba dikonfirmasi Untuk menanyakan perihal keterlambatan pembangunan Jalan Samisade tersebut. Dia mengatakan “Setahu saya untuk pembangunan jalan Samisade di desa Sukamulya kecamatan Sukamakmur tersebut sudah selesai,” namun untuk secara teknis dalam Pengerjaan maupun lebar dan panjang jalan, mungkin di sesuaikan sesuai dengan kebijakan kepala desa masih-masing, biar lebih jelasnya coba dilakukan Konfirmasi kembali kepada Kepala Desa Komar di Desa Sukamulya” pungkasnya. (RIVAL PERMANA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *