
Pangandaran, Sinar Surya – Guna meningkatkan kinerja dan peningkatan serta pengelolaan potensi zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kab. Pangandaran menyelenggarakan Rapat Kerja Zakat daerah (Rakerda) tahun 2018 bertempat di Aula Setda Kab. Pangandaran, Rabu (09/05/18).
Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata berharap pengelolaan zakatoleh Baznas harus dikelola dengan baik yang mampu memberikan suatu manfaat selain itu Baznas harus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan potensi serta kesadaran bezakat serta menyalurkannya kepada yang berhak menerima. Artinya, harus selektif menyalurkan dananya sesuai sasaran yang tepat, ungkap Bupati
Dihadapan Bupati Ketua Baznas Kab. Pangandaran Drs. Hendrik melaporkan secara global hasil pengumpulan zakat, menurutnya pengumpulan zakat mal di Kab. Pangandaran pada tahun yang lalu mencapai sekitar 1 Milyar.
“Saya laporkan secara global bahwa bahwa pengumpulan dari hasil zakat mal di kab. Pangandaran pada tahun 2017 yang tertampung dalam laporan sekitar 700 juta kemudian dari tingkat provinsi sekitar hampir 200 juta sehinngga secara keseluruhan kab. Pangandarabn meyerap dana zakat hampir 1 Milyar di tahun 2017”
“Rakerda ini bertujuan membangun kesamaan strategi pengelolaan zakat untuk mewujudkan visi dan misi serta program Baznas, selain itu ini sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran berzakat infaq dan shodaqoh melalui penguatan UPZ, tutur ketua BAZNAS Kab, dalam sambutannya.
Sementara itu kankemenag Kab. Pangandaran Dr. H. Cece Hidayat, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Rakerda Baznas Kab. Pangandaran dan sekaligus memberikan masukan dan sarannya agar Baznas kedepannya lebih baik.
“Kalau sajah UPZ dikembangkan dengan baik saya kira potensi zakat sangat besar sekali apalagi potensi zakat dari Pegawai Negri Sipil, jadi kedepan komisioner pimpinan Baznas harus punya target capaian, pengumpulan, pendayagunaan, serta pendistribusian. Oleh karena itu perlu adanya upaya-upaya untuk meningkatkan potensi zakat misalnya Baznas membuat pendidikan bagi calon wirausaha melalui sekolah wirausaha dan melakukan penelitian dan pengembangan perekonomian misalnya kepada nelayan, petani dan yang nantinya akan menjadi muzaki-muzaki.
“Selamat kepada Baznas dan para peserta yang akan melaksanakan Rakerda, mudah-mudahan hasil Rakerda ini memberikan sebuah upaya dan langkah-langkah menuju perbaikan”.
Kemudian, lanjut Kakankemenag, insaaloh kedepan Kemenag Kab. Pangandaran akan bersama-sama dengan Baznas mengembangkan dan membuat pemetaan dan potensi zakat.
“Secara tupoksi Kementerian Agama punya tanggung jawab besar untuk mengembangkan zakat, insaaloh kedepan nanti bersama pimpinan Baznas akan mengembangkan dan membuat pemetaan dan potensi zakat, tahap pertama yang akan kita lakukan bagaimana mengembangkan potensi zakat mal yang ada di PNS. Bulan ini saja di UPZ Kemenag sudah terkumpul hampir 17 juta padahal kita punya pegawai sebanyak 300 Pns apalagi kalau potensi zakat mal yang diperoleh dari Pns di lingkungan Pemerintah daerah Kab. Pangandaran, tutur Kankemenag di hadapan Bupati Pangandaran. (Kontributor : Andri Bimas)






