JAKARTA, Sinarsurya news.com — Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan (DPP BaraJP) menegaskan komitmen untuk tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga berakhir masa jabatan 2029.
Sebagai organisasi Relawan Jokowi pertama dan tertua yang berdiri sejak 2013, BaraJP telah menempuh perjalanan panjang selama 13 tahun mengawal kepemimpinan nasional, menjaga semangat kerelawanan, serta memperjuangkan keberlanjutan pembangunan dan kepentingan rakyat.
Penegasan itu disampaikan DPP BaraJP menyikapi dinamika politik nasional, termasuk pernyataan Ketua Umum PROJO, Budi Arie Setiadi, yang belakangan menjadi perhatian publik.
“BaraJP telah berdiri dan berjuang bersama gerakan kerelawanan sejak 2013. Selama 13 tahun itu BaraJP memiliki garis perjuangan, kemandirian organisasi, dan sikap politik yang jelas. Hari ini sikap kami tegas: mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga 2029,” ujar DPP BaraJP dalam pernyataan resmi, Selasa 26 Agustus 2026.
BaraJP memandang pemerintahan Prabowo–Gibran adalah pemerintahan sah yang memperoleh mandat konstitusional dari rakyat melalui Pemilu 2024. Karena itu seluruh komponen bangsa harus memberi ruang agar pemerintah bekerja menuntaskan program pembangunan dan agenda kerakyatan.
DPP BaraJP juga menegaskan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo sejak awal telah memberikan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran dan mendorong para relawan untuk menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.
Terkait dinamika antar kelompok Relawan Jokowi, BaraJP menghormati keberagaman pandangan. Namun BaraJP memiliki garis organisasi dan mekanisme sikap sendiri.
“Perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi. Tetapi jangan sampai perbedaan itu menimbulkan persepsi seolah seluruh Relawan Jokowi memiliki sikap yang sama. BaraJP punya sikap organisasi yang jelas dan bertanggung jawab,” tegas DPP.

DPP BaraJP juga menginstruksikan seluruh jajaran DPD dan DPC se-Indonesia untuk tetap solid, menjaga kondusivitas daerah, dan tidak terpancing narasi provokatif yang memecah belah.
“Tidak ada ruang bagi provokasi yang mengadu domba masyarakat maupun sesama elemen relawan. BaraJP memilih berdiri untuk menjaga persatuan nasional, stabilitas pemerintahan, dan kepentingan rakyat,” lanjut pernyataan tersebut.
DPP BaraJP menilai energi bangsa saat ini harus diarahkan untuk mengawal program pembangunan, memperkuat perekonomian, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memastikan pemerintah menjalankan mandat secara optimal.
“Kontestasi politik ada waktunya. Hari ini waktunya bekerja, menjaga persatuan, dan bersama-sama mengawal pemerintahan Prabowo–Gibran sampai tuntas pada 2029.”
Salam Mambara!*
DEWAN PIMPINAN PUSAT*
BARISAN RELAWAN JALAN PERUBAHAN (BaraJP)
–





