Bandung, Sinarsuryanews.com – Camat Gedebage Jaenudin Sukma selalu mengjindar jika ingin ditemui di kantornya, alesannya beragam. Sosok camat ini menjadi sorotan dalam kinerjanya di wilayah gedebage, pasalnya lingkungan camat tampak kumuh halaman yang amburadul infrastrukturnya tanpa perawatan dan penataan lainnya, Rabu (19/11).
Jaenudin sosok camat yang lumayan lama berkiprah di wilayah gedebage, yang sebelumnya menjabat sekcam dua orang camat sebelumnya. Masa jabatannya banyak sorotan di kewilayahan, bahkan tak sedikit orang yang mengganggap kinerjanya hanya pencitraan saja. Jaenudin di kenal sosok yang hobi menghindar jika di temui.
Menurut sumber yang tidak mau di sebutkan namanya, sejak jaenudin jadi camat tak nampak jelas hasil kinerjanya, bahkan terkenal ngepel (maaf:pelit), dan jika ada konflik di masyarakat tidak langsung tampil ke depan, cenderung memerintah staff atau anggotanya, sejak menjabat belum ada yang secara jelas bisa jadi kebanggaan untuk warga, “ungkapnya.
Jaenudin selaku camat memang sulit ditemui, contohnya, beberapa kali diminta untuk ketemu dalam hal kinerja di kewilayahan selalu mengjindar dengan berbagai alasan. Bahkan karena tak ingin di ganggu jaenudin selaku camat memilih memblokir no, agar bisa menghindar dari pertanyaan.
Diduga jaenudin selaku camat gedebage asik jalan-jalan ke makassar (sulsel). Yang menurut info dilapangan lagi studity tiru dengan biaya kantor, tidak jelas study tiru itu apa yang menggantikan nama study banding.
Agus selaku Kasie MP kecamatan yang juga ikut serta dengan camat saat ditanya via whatsapp mengatakan, “om punten sanes jalan-jalan hehee…apal ti mana ka makassar
(Om maaf bukan jalan-jalan…hehee tau dari mana ke makassar),” jelasnya.
Disaat situasi harus efesiensi anggaran, camat gedebage, disuga habiskan anggaran kecamatan untuk pergi ke makassar. Sampai berita ini di tayangkan, camat gedebage sendiri masih bungkam, dan terbukti yang menjawab bukan camat tapi anggotanya. (Red)






