DLH Subang Kolaborasi Dengan Pengelola Pasar ” GerCep ” Atasi Polemik Sampah Di Lingkungan Pasar Kalijati Timur

Kabar Daerah947 Dilihat

Subang, SinarSuryaNews.Com – Polemik permasalahan pengelolaan sampah sudah menjadi problem dan tanggung jawab kita semua namun terkadang kepedulian Masyarakat kurang banyak mengerti akan dampak nya sehingga penumpukan sampah berserakan dan menjadi masalah besar , seperti hal yang terjadi di pasar Kalijati timur Penumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap. Jumat (16/05/2025)

Tumpukan sampah yang berasal dari pasar semakin menggunung dan buat pengelola pasar menjadi polemik, sehingga hal ini pengelola pasar Kalijati Timur Dede berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang untuk segera merealisasikan Aduan masyarakat khususnya untuk merealisasikan pengangkutan sampah secara bertahap, karena dikhawatirkan musim hujan ini sampah berserakan dan bau tak sedap sehingga berdampak pada kesehatan baik warga pasar maupun pengunjung pasar yang hendak belanja.

Dalam kunjungan kerjanya ke pasar Kalijati timur ini Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang Irwan Allhamdulillah atas dasar pengaduan masyarakat terkait Sampah yang ada di Pasar Kalijati timur ini kita Maksimalkan penanganan nya dan dari kemarin kita Angkut satu Armada dan sekarang kita siapkan 3 Armada untuk mengangkut Sampah pasar ini dan mudah mudahan hari ini kita usahakan beres kita Angkut semuanya ”Tandasnya.

Insya Allah terkait tumpukan sampah ini kita dari Dinas Lingkungan hidup terkait persamaan persepsi kita berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan sampah ini, dan kita berharap kepada masyarakat lebih peduli lagi terkait kebersihan lingkungan dan kita akan terus berkolaborasi dengan pengelola pasar tentang penanganan nya,

Dengan harapan nya terkait sampah kita harus lebih Arif dan lebih bijak menyikapinya kenapa minimal bisa mengurangi dampak akan penumpukan Sampah ini, semaksimal mungkin bisa menetralisir untuk pengelolaan sampah ini ,dan untuk kedepannya penarikan sampah pasar ini minimal satu Minggu dua atau tiga kali penarikan.

Besar harapan kepada masyarakat jangan membawa sampah ke TPS pasar ini,
karna apa kalau melihat dari tumpukan sampah ini sepertinya kebanyakan sampah rumahan yang sengaja sambil berbelanja dibawa dan dibuang disini, karena kalau dilihat dari kapasitas TPS dan volume sampah pasar saya rasa itu memadai untuk menampung sampah pasar,”Pungkasnya.

Ditempat yang sama kepala pengelola pasar Desa Kalijati timur Dede mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup bersama jajarannya yang telah merealisasikan pengaduan Masyarakat dan langsung Gerak Cepat (GERCEP) melakukan pengangkutan sampah yang menjadi polemik selama ini, karena saya khawatir dari tumpukan sampah yang berceceran ini akan menimbulkan dampak lingkungan dan penyakit serta bau tak sedap menyengat sehingga mengganggu baik pedagang itu sendiri maupun para pengunjung pasar yang hendak berbelanja ke sini.” Ucapnya.

Dan Allhamdulillah dalam waktu singkat tumpukan sampah bisa teratasi dengan bantuan 3 Armada dari Dinas Lingkungan Hidup yang dibantu pekerja kebersihan Pasar sehingga proses pengangkutan sampah berjalan cepat sesuai keinginan baik Kabid DLH maupun kita sebagai pengelola pasar,

Dede berharap dan menghimbau kepada warga masyarakat yang mengunjungi pasar ini jangan membawa sampah dan dibuang di TPS ini, karena TPS disini disediakan khusus untuk sampah pasar karena kapasitas terbatas dan bukan penampungan sampah luar atau rumahan ” Pungkasnya ( As/Zuh )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *