Pengawasan Lemah, Proyek Bidang Jalan dan Jembatan Diduga Asal Jadi Dan Terkesan Mangkrak, Mampukah PPK Kegiatan Memberikan Sanksi Tegas ?

KBB, Sinarsuryanews.com — Proyek pembangunan gorong gorong dan TPT tahun anggaran 2025 Kabupaten Bandung Barat yang berlokasi di Cililin dekat Polsek Cililin, tepatnya di RT 002/005, tanpa papan informasi, serta diduga kuat pekerjaan tersebut asal jadi dan terkesan terbengkalai.

Berdasarkan hasil pantauan dan konfirmasi wartawan sinar Surya kepada pekerja proyek gorong gorong dan TPT dilokasi, pada tanggal 13 januari 2026, para pekerja menuturkan kepada wartawan sinar Surya bahwa upah mereka juga belum dibayar oleh pelaksana proyek, sehingga para pekerja berharap upah mereka segera dicairkan, para pekerja juga mengatakan bahwa kawat Bronjong yang digunakan ada Kawe 3 sehingga diduga tidak akan kuat bertahan lama, lalu kepala tukang proyek mengatakan bahwa material pasir yang dipakai untuk TPT adalah pasir tanah atau disebut tanah kuburan sehingga TPT sudah ada yang retak, dan penyusunan batu untuk tembok TPT diduga tidak beraturan alias asal asalan.

Proyek pembangunan gorong gorong dan TPT tersebut seharusnya harus selesai dikerjakan pada akhir Desember 2025, tetapi sangat disayangkan, bahwa sampai awal 2026 pekerjaan belum beres.

Patut diduga bahwa pekerjaan tersebut tidak selesai dikerjakan, karena lemahnya sanksi dari Kabid Jalan dan Jembatan selaku PPK kegiatan.

PUTR KBB maupun dari konsultan pengawas, serta pekerjaan dari penyedia jasa tidak pernah diawasi, sehingga pekerjaan tersebut gagal kontruksi, atau memang pekerjaan tersebut hanya bahan bancakan para pejabat PUTR KBB.

Beranikah Pejabat KBB atau PPK kegiatan itu memberikan sanksi tegas kepada penyedia jasa, berupa pemutusan kontrak dan perusahaan pemenang tender di daftarkan ke portal daftar hitam LKPP, karena lalai dan cidera janji ?

Mampukah PPK Bidang Sumber Daya Air (SDA) memberikan sanksi ?

Media ini telah menghubungi Asep Indra, selaku Kabid Jalan dan Jembatan (Kabid Jalan) melalui sambungan seluler untuk konfirmasi terkait kegiatan atau proyek tersebut, tetapi sangat disayangkan, sampai berita ini diterbitkan, yang bersangkutan tidak memberikan jawaban apapun.

Seseorang yang tidak mau menyebutkan identitasnya telah mendatangi wartawan media ini, dia mengaku sebagai pelaksana proyek tersebut, dengan sangat arogan, dia menantang media sinar surya, silahkan laporkan kepada APH kami tidak takut. (KG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *