Bandung — Kepedulian TNI AD terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav). Bersama Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Pussenkav PG Mabesad, Pussenkav menggelar karya bakti sosial berupa renovasi panti asuhan dan pembuatan akta kelahiran gratis di Kota Bandung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Pondok Qur’an Yatim Dhuafa Al-Fitra, Jalan Udawa No.12 RT 01/RW 04, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026). Program ini merupakan agenda Karya Bakti Semester II TA 2026.
Dengan mengusung tema “Melalui Rehab Panti Asuhan dan Pembuatan Akte Kelahiran, Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial dalam Rangka Menjaga Kesejahteraan di Lingkungan Masyarakat,” kehadiran Pussenkav menjadi jawaban nyata atas persoalan fasilitas dan legalitas identitas anak panti.
Bantuan Tempat Tidur Hingga Akta Kelahiran Gratis
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Dirbinum Pussenkav Kolonel Kav Joko Setiawan, didampingi Kapt Kav Martona dan Serka Kusno. Turut hadir Ketua Persit KCK Koorcab Pussenkav PG Mabesad, Ny. Sherly Eko, bersama jajaran ibu-ibu Persit yang memberikan cinderamata dan kasih sayang untuk anak-anak panti.
Dalam keterangannya, Kolonel Kav Joko Setiawan mengatakan, karya bakti ini merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat yang dilakukan setiap semester.
“Dalam satu tahun ada dua semester. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam melakukan renovasi panti asuhan agar fasilitas tempat tinggal dan belajar menjadi lebih layak, aman, serta nyaman,” ujar Joko, Jumat (23/10).
Selain perbaikan fisik bangunan, Pussenkav juga menyerahkan bantuan logistik berupa 10 set tempat tidur, 20 buah Al-Qur’an, seperangkat pakaian dan tas sekolah, serta pembagian sembako untuk 100 anak yatim piatu di yayasan tersebut.
Tak kalah penting, Pussenkav juga memfasilitasi pembuatan akta kelahiran gratis bagi anak-anak asuh. Dokumen resmi ini menjadi dasar penting untuk menjamin hak pendidikan dan masa depan mereka.
“Kegiatan sosial seperti ini akan terus berlanjut setiap tahun. Ini penekanan dari Mabes AD, bahwa TNI harus selalu dekat dan hadir untuk rakyat,” tegasnya.
Sambutan Haru Pengelola Panti
Ketua Yayasan Wahana Kurnia Fitra sekaligus pengelola Panti Asuhan Al-Fitra, Ustadz Jadid Supriyanto menyambut hangat kedatangan rombongan Pussenkav.
Ia menilai perhatian langsung dari institusi militer ini memberikan dampak yang sangat berarti bagi kenyamanan 100 anak yatim piatu yang diasuhnya.
“Panti yang menaungi 100 anak yatim piatu ini kini mendapatkan perhatian nyata yang sangat berarti bagi kenyamanan belajar dan masa depan mereka. Akta lahir sangat penting, sebagian anak sudah bersekolah SD dan SMP,” ujar Jadid.
“Alhamdulillah, berkat sentuhan Pussenkav TNI AD, tempat tinggal anak-anak kini lebih nyaman dan mereka bisa tersenyum. Saya berharap besar anak-anak panti ini kelak menjadi orang yang berguna bagi dirinya, bangsa dan negara,” pungkasnya penuh haru. (Red)












