SUBANG, Sinarsuryanews.com = Secara geografis kabupaten subang berada pada daerah yang rawan bencana puting beliung yang dapat mengakibatkan pohon tumbang. Kondisi tèrsebut ditandai dengan gejolak cuaca dan fluktuasi iklim dinamis yang menyebabkan subang rawan bencana alam kebumian, seperti badai, topan, siklon tropis, dan banjir. Bencana angin puting beliung sebagai akibat dari peristiwa hidrometeorologis meningkat intensitas kejadiannya pada masa peralihan musim.
Jenis bencana ini menjadi bagian dari proses pertumbuhan awan hujan cumulus nimbus yang terbentuk akibat pemanasan intensif. Ancaman angin puting beliung sulit diprediksi karena merupakan fenomena atmosfer skala lokal. Beberapa akibat bencana angin puting beliung adalah kerusakan rumah dan pohon tumbang.
Guna menghadàpi keadaan tersebut teim destana desa sumbersari mengadakakan simulasi dalam menghadapi tàngap bencana yang di adakan di aula desa sumbersari beberapa waktu yang lalu. Dalam kesempatan itu ketua teim destana sumbersari meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya rawan bencana tanah longsor, maupun cuaca extreme saat memasuki pergantian musim.
Sementara kades sumbersari muadin turut memberikan apresiasi kepada teim destana sumbersari agar lebih waspada dan siaga dalam mengantisipasi pontensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah desa sumbersari imbuh nya.
Sementara BMKG selalu mengeluarkan imbauan mengenai prediksi peralihan musim penghujan ke musim kemarau dan persiapan yang dapat dilakukan guna mencegah terjadinya bencana angin puting beliung.
Salah satunya dengan mengenali tanda-tanda sebelum datangnya angin puting beliung.Peristiwa angin puting beliung terjadi ketika memasuki pergantian musim, seperti dari musim hujan ke musim kemarau. Masyarakat dapat memperhatikan tanda-tanda tersebut.
Gejala lain, apabila kita merasakan arah dan kecepatan angin yang semula bertiup stabil dari arah tertentu dengan kecepatan konstan, tiba-tiba pada siang atau sore hari berubah arah dan bertiup lebih kencang.
Dalam situasi cuaca extreme saat ini, warga masyarakat Desa Sumbersari berharap kepada Teim Desa Tangguh Bencanda (DESTANA) Sumbersari Kecamatan Pagaden untuk lebih responship, apalagi situasi saat ini, hujan beserta angin kencang, dan pohon tumbang, serta sering meluapnya air sungai Ciasem yang melintasi wilayah Desa Sumbersari,
“Harapan kami, kalo ada situasi yang beresiko tim bencana harus segera siap, misalkan siap secara team dan secara perlengkapan juga, pada saat hujan angin, siap dengan alat mesin potong, dikhawatirkan ada pohon tumbang, kalo air sungai meluap di persiapkan perahu karetnya, untuk meminimalisir resiko banjir, di beberapa titik wilayah”. Ujar Budi salah satu warga . (Handi)






