TANJUNG BALAI — Balai melalui Bidang Intelijen kembali menggelar program “Jaksa Sahabat Guru”. Kali ini mengangkat tema “Dinamika yang Dihadapi Guru dalam Proses Belajar Mengajar”. Kegiatan berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Tanjung Balai, dihadiri sekitar 40 guru, kepala sekolah, dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tanjung Balai.
Hadir sebagai narasumber Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjung Balai bersama Tim Intelijen. Format diskusi panel interaktif membuat para guru leluasa menyampaikan keluh kesah di lapangan.
Dalam diskusi, guru membongkar berbagai dinamika: mulai dari kedisiplinan siswa, pengaruh media sosial + teknologi terhadap perilaku anak, komunikasi dengan orang tua murid, hingga tantangan menciptakan kelas yang efektif, aman, dan nyaman.
Kasi Intelijen Kejari Tanjung Balai beserta tim lalu memberikan pemahaman aspek hukum di dunia pendidikan. Termasuk menjelaskan tugas + fungsi Kejaksaan untuk mendukung lingkungan pendidikan kondusif dan berintegritas. Peserta juga dapat konsultasi langsung soal persoalan hukum yang mereka hadapi.
“Kegiatan ini nggak cuma edukasi hukum, tapi juga membangun kedekatan emosional antara Kejaksaan dengan guru. Lewat ‘Jaksa Sahabat Guru’, kami ingin guru paham tupoksi Kejaksaan dan terjalin komunikasi harmonis,” jelas Kasi Intelijen.
Program ini diharapkan jadi jembatan sinergi. Tujuannya: kualitas pembelajaran naik, karakter siswa sadar hukum terbentuk, dan sekolah jadi lingkungan aman-nyaman-berintegritas.
Peserta menyambut positif. Mereka berharap program serupa terus berlanjut sebagai wadah edukasi, konsultasi, dan penguatan kolaborasi Kejaksaan dengan dunia pendidikan di Tanjung Balai.






