Peningkatan Jalan Hotmix Baru Beberapa Minggu Dikerjakan Sudah Retak-Retak Dan Bergelombang

Kabar Daerah1075 Dilihat

Subang sinarsuryanews.com -Proyek peningkatan Insfratuktur Jalan Hotmix penghubung Desa Jabong dan Sukamelang Kecamatan Subang yang dikerjakan dengan menggunakan Anggaran dari APBD Kabupaten Subang tahun 2024 ini, terlihat dari beberapa ruas kondisinya sudah pada retak retak tidak padat dan bergelombang karena Mungkin bahan Matrialnya tidak sesuai spesifikasi RAB yang mengakibatkan jalan tersebut tidak akan bertahan lama karena mungkin tidak adanya Fungsi pengawasan dari Dinas terkait.

Pekerjaan Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor CV Ilham Jaya, Nomor Kontrak : 800.1.8.3/l.61-JALAN/DPUPR/SPMK/2024, Anggaran Rp. 241.174.000.(Termasuk Pajak) yang bersumber dari Dana APBD Kab Subang TA.2024, Asal jadi dan tidak padat sehingga jelas sangat merugikan masyarakat setempat dan merugikan uang negara yang dihasilkan dari pajak Rakyat. senin (9/12/2024).

Beberapa masyarakat setempat yang ditemui wartawan di lapangan, terkait kondisi aspal jalan yang sudah rusak, mereka mengaku prihatin melihat kondisi aspal yang sudah rusak padahal belum lama beres di kerjakan

Kami masyarakat disini tidak tahu menahu soal kenapa permukaan aspal begitu cepat rusak. Ya mungkin juga karena pengawasan yang tidak serius, sehingga pelaksana proyek bisa seenaknya bekerja tanpa adanya pengawasan dari pihak PUPR Subang,Seperti yang terlihat pada proyek aspal hotmix ini baru belum dua Minggu sudah mengalami retak dan bergelombang. “ucapnya

Aspal hotmix yang baru selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang melalui CV Ilham Jaya, diduga kuat bahwa hotmix yang terpasang berkualitas rendah, sangat riskan dan mudah hancur, dan sepertinya Terlihat tipis hingga sudah pecah di beberapa titik, kita kecewa dengan pengerjaan aspal hotmix ini.

kita minta pihak pelaksana proyek jalan Hotmix CV Ilham harus bertanggung jawab, dan warga sudah curiga dari awal jika proyek aspal hotmix ini tidak bertahan lama, dan benar saja permukaan aspal jalan sudah rusak di beberapa titik.

“Dari awal kita curiga tidak akan bertahan lama karena lapisan aspal terlalu tipis, bertahun-tahun kita mendambakan jalan hotmix, demi kelancaran transportasi warga mengangkut keluar hasil pertanian untuk dipasarkan keluar,” terangnya.

untuk apa infrastruktur jalan itu dibangun kalau tidak bagus. Tujuan pembangunan itu kan untuk dinikmati masyarakat, tapi kalau begini kondisinya, ya sama saja menghambur hamburkan uang negara, ibarat membuang garam ke laut,” ucapnya.

Kami berharap kepada pihak Dinas PUPR Kabupaten Subang untuk segera memerintahkan kepada pihak pelaksana proyek memperbaiki permukaan aspal yang retak-retak. “Kalau tidak diperbaiki, ya percuma aja aspal jalan dibangun,” katanya.

(Usep.w)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *