Limbah Kotor Bebas Meluncur Kesungai Citarum, Siapa Berani Menindak ?

Kab.Bandung, Sinarsuryanews.com –Pencemaran lingkungan dan sungai, khususnya anak sungai citarum dan sungai citarum belum sepenuhnya baik dari para pelaku industri penghasil limbah B3 yang masih kerap nakal, mereka masih berani dan intens membuang limbah kotornya kemedia sungai, ditambah kurangnya pengawasan dari DLH dan lemahnya sangksi tegas, sehingga para pengusaha nakal secar terang – terangan buang limbah.

Seperti halnya di aliran sungai Cisuminta Cisirung Dayeuhkolot, berdasarkan hasil investigasi pada hari Kamis tanggal 12 Februairi 2026, team media ini menemukan adanya limbah B3 berwarna hitam pekat dengan pH 11, bebas meluncur deras, dimana muara dari sungai tersebut langsung ke sungai Citarum, lokasi pembuangannya ada dimakam depan PT MCAB.

Berdasarkan kajian dan informasi yang berhasi dikumpulkan media ini, bahwa asal limbah tersebut, diduga kuat milik PT PanAsia Jaya Abadi Jl. Mohamad Toha KM 6,8 Cisirung No. 12, RT 01 / RW 03, Cigereleng, Regol, Pasawahan, Kec. Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Atau patut diduga, bahwa pembuangan tersebut adalah pembuangan silumam (ilegal).

Berdasarkan analisa, hanya PT PanAsia Jaya Abadi dan PT Evergreen Textile Indonesia yang sangat dekat dengan saluran tersebut, hal itu berani dilakukan untuk mengurangi biaya pembayaran pengelolaan limbah ke Ipal terpadu MCAB.

Pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan banyak anggaran dan membentuk program Citarum Harum jilid 1, jilid 2 dan akan terbentuk jilid 3, tetapi hal tersebut tidak memberikan dampak yang begitu signifikan terhadap pencemaran di sungai citarum, atau adakah mafia dalam program tersebut, ini masih menjadi misteri bagi media ini.

Lemahnya sangksi dari pemerintah pusat, daerah menjadi faktor utama, bagi pelaku industri menjadi penyebab utama, sehinga para pengusaha penghasil limbah B3 berani secara terang terangan melakukan pencemaran.

sampai berita ini diterbitkan, Pihak dari PT PanAsia Jaya Abadi belum berhasi dikonfirmasi oleh media ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *