Menilik Kondisi Jalan Nasional Cibadak – Pelabuhan Ratu Yang Begitu Memprihatinkan

Berita Utama1693 Dilihat

Kab. Sukabumi, SinarSuryaNews.Com,- Palabuhanratu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sukabumi, provinsi Jawa Barat, Indonesia. Letaknya berada di pesisir Samudra Hindia, yakni di bagian Barat Daya wilayah kabupaten.

Palabuhanratu merupakan ibu kota Kabupaten Sukabumi. Pelabuhanratu sangat Populer dengan Wisata Pantainya yang indah dan sangat sering dikunjungi wisatawan baik domestic maupun mancanegara.

Lokasinya terletak sekitar 60 km ke arah selatan dari Kota Sukabumi. Salah satu Akses Jalan dari Kota sukabumi ke Pantai Pelabuhan Ratu adalah melalui jalan Pelabuhan II. Jalan ini menghubungkan Kota Sukabumi dengan Pantai Pelabuhanratu, Berdasarkan penanganannya Jalan tersebut diketahui ditangani oleh 2 Instansi Pemerintah.

Dari Kota Sukabumi ke Cikembar ditangani oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat kemudian dari Cilembar ke Pelabuhanratu terus ke Batas Provinsi Banten diketahui merupakan Jalan Nasional yang ditangani oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Barat, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Barat – DKI Jakarta, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR.


Berdasarkan data yang dapat dihimpun SinarSuryNews.Com, Pemerintah melalui Kementerian PUPR hampir setiap Tahun mengalokasikan Anggaran untuk kegiatan Perbaikan maupun penanganan Kondisi Jalan maupun Longsoran pada Ruas Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) Tahun 2018 terdapat Paket Preservasi Rehabilitasi Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) dengan Nilai Rp 29.926.889.100 oleh PT. VANCA UTAMA PERKASA, kemudian pada Tahun 2019 terdapat Paket Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) Senilai 57.624.307.000 oleh PT. LAKSANA DHARMA PUTRA, Tahun 2020 terdapat Paket Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) senilai Rp 38.874.720.062,51 oleh PT. VANCA UTAMA PERKASA, Lanjut pada Tahun 2021 terdapat Paket Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) Senilai 9.542.315.230,78 oleh PT. NIDYA KARYA PUTRI dan Pada Tahun ini 2022 terdapat Peket Preservasi Jalan Cibadak – Bagbagan – Cibareno (Bts. Banten) Senilai Rp 21.990.497.733,73 oleh PT. Jaya Sakti Alam Mandiri. Anggaran dan Paket Pekerjaan tersebut diketahui belum termasuk didalamnya Penanganan Longsoran, Data yang dapat kami himpun memaparkan adanya Paket Penanganan Longsoran Cikembang – Tegalbuleud – Bts. Bandung/ Cianjur Tahun 2021 Senilai Rp 27.446.101.531,83 Oleh PT. Priangan Bangun Nusantara yang sebahagian titik lokasi penanganannya berada pada Ruas Jalan Cikembar sampai Pelabuhanratu. Menganalisa Rutin dan besarnya anggaran tersebut, banyak pihak yang berasumsi bahwa Kondisi Jalan Nasional yang ditangani tentunya akan baik. Namun berdasarkan Pengamatan yang dilakukan Sinar Surya atas kondisi Jalan Nasional dari Cikembar sampai ke Pelabuhanratu, diketahui bahwa kondisi Jalan Nasional yang dimaksud ternyata tidak sebanding dengan Rutin dan Besarnya anggaran Preservasi Jalan yang dimaksud. Disepanjang Jalan Nasional dari Cikembar ke Pelabuhan Ratu ternyata masih banyak titik lokasi dimana kondisi Jalan dan Jembatannya sangat memprihatinkan. Banyak Badan Jalan yang Rusak berlubang, Kondisi drainase yang tidak terrawat dan Tembok Penahan Tebing (TPT) yang dibiarkan Rusah Parah. Selain dari pada itu, didapati adanya pekerjaan Pemeliharaan badan jalan dengan metode Tambal sulam dimana hasil pekerjaan ini dinilai kurang efektip untuk menangani Akses Jalan menuju salah satu daerah Wisata kebanggaan Jawa Barat Tersebut. Tambal sulam atau Patching yang dilakukan pada ruas jalan Nasional ini patut diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan spe isting dan spesifikasi teknis pada pelaksanaan pekerjaan.

Pembongkaran yang dilakukan pada badan Jalan Exs setebal 4 Cm, kemudian ditambal lapisan permukaan saja dikerjakan tampak tidak sama rata dengan permukaan jalan exsisting.


Pantauan Sinar Surya terhenti
seketika saat mendapati kondisi hasil pekerjaan Penanganan Longsoran disekitar. Kondisi bangunan Penahan Longsor tersebut diduga kuat adalah hasil pekerjaan Cikembang Tegalbuleud Bts. Bandung/ Cianjur Tahun 2021 . Na Paket Penanganan Longsoran, salah narasumber disekitar yang dapat diwawancarai Sinar Surya mengatakan bahwa pekerjaan tersebut masih baru diperbaiki beberapa hari yang lalu. Kepada Sinar Surya narasumber manjelaskan bahwa sebelumnya pasangan batu yang ada sudah Pecah, kemudian diperbaiki beberapa hari yang lalu.
yang bersangkutan juga mengatakan bahwa pekerjaan Pasangan batu tersebut diduga dilakukan untuk menutupi kondisi pasangan beton yang menggantung karena tidak ada Pondasinya.Katanya Pada Sinar Surya.

Ketika Robert Himawan Hamiseno ST MT dari Pihak Satker PJN II Jawa Barat diminta tanggapanya melalui komunikasi WA tentang berita yang akan naik, dirinya mengatakan “Sampeyan hubungi kasatkernya langsung ya, tidak ke saya, info diterima dan terimakasih dan tetap jaga kesehatan. WN**