Berkedok Buat Usaha Tani Terpadu PT BSNP Diduga Hanya Spekulan Tanah

Subang,Sinarsuryanews.com – Kasus sengketa lahan di blok cirahong kampung sariasih mendapat perhatian serius komisi 1 DPRD Subang, Pada hari sènin 19 juni 2023
sekitar jàm 10 siang rombongan komisi 1 DPRD Subang lakukan sidak ke lokasi sengketa lahan di blok cirahong sariasih desa sadawarna kecamatan cibogo, Rombongan itu di pimpin langsung oleh ketua komisi 1 haji bangbang hermayana dan di dampingi anggotanya Ir.Bèni Rudiono dan ibu Evi Nurapipah dan yayang ariwijaya .

Kedatangan anggota DPRD Subang ini di sàmbut sebagian warga cirahong yang kebetulan sebàgian sedàng beraktivitas ke kebun dan mengembala ternak, Dalam pertemuan itu di hadiri ketua FMP Subang Asep Thoha Sumarna yàng akrab di pànggil abah betmèn juga ketua RT setèmpat dan perwakilàn warga anjar ràhman dan warga yàng lainnya.

Ketua komisi 1 hàji Bangbang Hermayana dalam pertemuan tersebut meminta kepada warga tetap tenang dàn berjanji pihak nya tetap memàntau perkèmbangan kasus ini memang saya masih memberi kesempatan kepada Camat Cibogo Sri Novia untuk menyelesaikan permasalahan ini di tingkat kecamatan, Lànjut Bangbang seandainya masalah ini ga beres juga DPRD akan mengàmbil àlih kalau pihàk kecàmatan tidàk mampu menyelesaikàn pemasalahan dan kami akan segerà memànggil para pihak terkait, Sebenarnya simpèl saja, sesuai hasil musawarah sebelumnya warga kan sudah berkali kali meminta pengukuran ulang yang resmi di laksanakan oleh bpn subanag dan di saksikan warga dan pihak pt bakti , , ya kita tunggu pèngajuan pengukuran oleh bu camat ke bpn , kita masih menghargai bèliau tegasnya.

Sementara abah betmen menyoroti terkait dugan dugan pelanggaran oleh PT.Bakti Satria Nusapersada di mana di lokasi tanah sengketa itu tidak ada bangunan milik PT Bakti juga aktivitas kerja yang di lakukan perusahaan tersebut juga ga ada plang perusahaan papan nama dan patok patok yang resmi di keluarkan BPN Subang. Selain itu, abah betmen menyoroti terkait dugan perijinan PT.Bakti yaitu Ijin lokasi, IPP dan dan rencana pertanian terpadu sampai saat ini tidak di laksanakan oleh perusahaan di duga ini hanya spekulan tanah, Paparnya.

Sementara di lokasi tanah sèngketa masih terlihat dengan jelas ada beberapa patok yang di pasàng oleh oknum warga yang di duga kaki tangan pt bakti.

Perwakilan warga, Ajar Rahman turut berkomentar “saya sangat mengapresiasi kedatangan ketua komisi 1 yang telah bersedia datang ke lokasi tanah sengketa kampung cirahong desa sadawarna,” semoga dengan ke hadiran para wakil rakyat ini bisa membawa berkah buat warga menjadi tenang konsusif, aman dan nyaman yang lebih penting kami minta adanya keadilan dari pemeŕintah dan juga kejelasan status tanah kami ini apa benar kami ini telah menyerobot lahan pt bakti ?

Tèntunya kami mohon kepada pemeŕintah segera di lakukan pengukuràn terkait batas batas pt bakti satria nusapersada dengan tanah masyrakat dan kami juga minta kuasaha hukum pt bakti segera mencabut surat somasi nya biar kami tenang harap nya

Hnd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *