PASCA BENCANA ALAM, MI AL-MUNAWWARIYYAH RUSAK PARAH SERTA BUTUH PERHATIAN DARI PEMERINTAH

Kabar Daerah184 Dilihat

cianjur, sinarsuryanews.com – tanggal 21 November 2022 adalah hari yang paling menakutkan bagi warga kabupaten Cianjur, akibat gempa bumi yang sangat dahsyat serta menelan banyak korban jiwa hingga ratusan orang meninggal dunia dan banyak bangunan, fasilitas umum rusak parah.

Miris, akibat dampak dari musibah tersebut, sampai saat ini masih banyak masyarakat Cianjur mengalami trauma besar, khususnya orang tua murid yang menyekolahkan anak nya di sekolah yang terkena dampak bencana alam tersebut.

hal tersebut di ungkapkan oleh Cecep jamaludin. S.pd.I selaku kepala sekolah MI-MUNAWWARIYYAH yang beralamat di kampung cilaku hilir RT.01 RW.04 Desa sukasari kecamatan cilaku kab.cianjur. (14/03/2023)

“kami sangat berharap besar kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk membantu pemulihan sekolah, karena banyak yang rusak parah akibat bencana alam, bisa dilihat mulai dari lantai 1 dan lantai 2, semua mengalami retakan besar di berbagai tempat dan dindingnya pun banyak yang terkelupas dan roboh, kami takut sewaktu-waktu bencana tersebut terjadi lagi sehingga menimbulkan korban jiwa” ungkap nya

Cecep juga mengatakan, sangat berharap kepada pemerintah untuk bisa mengucurkan bantuan, kami di sini numpang sama MDTA Al-MUNAWWARIYYAH dan pondok pesantren YAYASAN Al-MUNAWWARIYYAH jadi harapan besar kami ada penambahan tempat dan pembangunan, sebab yang sekolah dan mesantren di sini sangat banyak sekali, ada juga yang dari luar daerah” pungkasnya.

wajib belajar sembilan tahun memang sudah di atur dalam undang undang Dalam upaya menjalankan amanat UUD 1945 Pasal 31 Ayat (1) berbunyi bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2008 pasal 12 ayat (3) Pemerintah kab/kota wajib mengupayakan agar setiap warga negara Indonesia usia wajib belajar mengikuti program wajib belajar 9 tahun. mengacu pada aturan tersebut, diharapkan kepada pemerintah pusat maupun daerah, untuk segera turun tangan,agar harapan tersebut bisa bisa terwujud .(Rahmat Abdilah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *